1. Nyeri haid
2. Pendarahan yang sangat banyak atau tidak lazim
3. Nyeri panggul
4. Nyeri perut bagian bawah atau nyeri punggung bawah
5. Dispareunia yaitu nyeri pada alat kelamin atau nyeri di dalam panggul pada saat berhubungan seksual
6. Diskezia yaitu nyeri saat buang air besar seringkali diikuti dengan siklus diare atau sembelit
7. Kembung, mual, dan muntah
1. Pengangkatan jaringan endometriosis melalui operasi
Operasi pengangkatan endometriosis akan menjadi pilihan jika terapi hormon tidak efektif bagi pengidap endometriosis. Prosedur ini umumnya dilakukan guna mengangkat jaringan endometriosis serta jaringan parut. Apabila Anda mengidap endometriosis dan masih ingin memiliki anak, dokter biasanya akan menganjurkan pengangkatan jaringan endometriosis melalui prosedur laparoskopi atau operasi dengan sayatan besar jika banyak jaringan yang perlu diangkat. Kedua prosedur operasi ini dapat mengurangi rasa sakit sekaligus meningkatkan kemungkinan Anda untuk hamil.
Ada teori bahwa lemak dalam makanan memengaruhi produksi prostaglandin dalam tubuh wanita. Diperkirakan bahwa tingkat prostaglandin yang tinggi dapat menyebabkan produksi estrogen yang lebih tinggi juga, sehingga dapat mempengaruhi pertumbuhan jaringan endometrium. Studi lain menyatakan bahwa ada penurunan risiko endometriosis yang signifikan pada wanita yang rutin makan sayuran hijau dan buah segar. Kebalikannya, wanita yang sering makan daging merah justru memiliki risiko yang lebih tinggi. Selain memperbanyak makan buah dan sayur, cobalah menghindari makanan yang dapat menyebabkan peradangan, di antaranya makanan olahan, produk susu, dan gula. Batasi konsumsi makanan tersebut dan perhatikan apakah ada perubahan dari gejala nyeri perut yang biasa Anda rasakan.
Sering kali orang yang mengalami nyeri tak mau berolahraga karena takut rasa nyeri tersebut malah terasa tambah parah. Namun seiring berjalannya waktu, melakukan aktivitas fisik secara teratur justru dapat mengurangi rasa nyeri dan tidak nyaman yang dirasakan.Suatu studi menunjukkan, wanita yang rutin melakukan olahraga seperti jogging, aerobik, dan bersepeda memiliki risiko lebih rendah untuk terkena endometriosis.
Gejala endometriosis dapat menjadi lebih berat bila seseorang merasa stres. Untuk itu, Anda harus belajar untuk mengelola stres dan tekanan emosional Anda.Cobalah menggunakan teknik relaksasi yang dapat membantu Anda untuk fokus pada hal-hal yang menenangkan sehingga bisa mengurangi produksi hormon stres. Teknik relaksasi yang dapat Anda coba dengan mudah adalah menarik napas dalam melalui hidung, kemudian keluarkan perlahan lewat mulut.Seperti kondisi kronis lainnya, penting sekali bagi wanita penderita endometriosis untuk mengenal tubuhnya sendiri dan mengetahui cara mengatasi gejala yang dirasakan. Hal tersebut dapat dimulai dengan perubahan gaya hidup yang lebih sehat melalui diet dan aktivitas teratur.
Rose-V merupakan minuman kesehatan khusus bagi wanita dengan kandungan herbal alami yang memiliki manfaat yang memiliki kandungan kacip fatimah yang dapat menyeimbangkan hormon estrogen dan kunyit putih yang dapat menghilangkan nyeri.

0 comments:
Post a Comment